MENCARI TUHAN YANG HILANG

Patung Merlion Singapore

Misbah al-Mubarak (Presiden Pascasarjana PTIQ-JAKARTA)

“Sejatinya Tuhan adalah Penguasa seluruh alam semesta. Namun kekuasaan Tuhan juga menjadi kontrofersi bagi kaum Filosofis. Menghadirkan Tuhan dalam bentuk fisik adalah perdebatan yang tiada habisnya hingga tak sedikit dari kaum Filosofis harus berakhir mati dalam teori membuktikan keberadaan Tuhan.

Tuhan yang dulu tetap Tuhan yang sekarang. Tuhan dengan segala kemampuannya yang maha segala sesuatu memberikan akal kepada manusia untuk kembali mengakui ke-Esa-annya. Akal tersebut hanya mampu dalam batas mempelajari ilmu Tuhan.

untuk bertemu dengan Tuhan harus diatas Akal Manusia. Ada beberapa Manusia yang sudah mencapai tingkat tertinggi akal dan sudah bertemu dengan Tuhan. Pertemuannya dengan Tuhan hingga dirinya harus menembus dunia diluar dirinya dan menjadi tidak berakal. berakal diluar akal. dirinya diluar dirinya.

ia melupakan dirinya karena perjumpaanya dengan Tuhan. Tuhan hadir dalam dirinya karena sejatinya dirinya bukan lagi dirinya yang sesungguhnya. ia telah menemukan jalan menuju dirinya yang sesungguhnya. mencari Tuhan bukan diluar dirinya melainkan didalam dirinya sendiri. karena ia tidak pernah berhenti untuk Mencari kembali TUHAN yang hilang.”

Editor   : Ahmad

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*