CELEBES LAW AND TRANSPARENCY Desak POLDA atas Kasus Penembakan Rekannya.

“Ariadi ditembaki menggunakan peluru karet dan Muh. Nur Parawansyah dianiaya yang mengakibatkan keduanya menderita luka serius, ini tentunya sangat menyimpang dari fungsi dan tugas institusi itu sendiri. Kemuadian pihak POLDA Sulsel menyatakan penganiayaan tersebut dilakukan karena mereka dianggap Geng Motor (begal) itu sama sekali tidak benar karena mereka sebenarnya berstatus Mahasiswa” Ungkap Koordinator Lapangan Agustiamal Rasyad dalam surat pernyataan sikap.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*