Persatuan BEM Banten Turun Kejalan Bantu Korban Gempa Lebak

ACCnews, Tangerang – Persatuan Bem sebanten (PBB) dan Team paranormal debus extrime Banten turun kejalan dalam agenda sosial yang di laksanakan yaitu Galang Dana untuk Korban Gempa di Lebak provinsi Banten di sekitar Pemerintah daerang kabupaten Tangerang, sabtu 03 Februari 2018

Acara ini sendiri bukan acara “ngamen” mahasiswa, namun aksi solidaritas kemanusiaan. Tentu dalam agenda ini membuat hati kami terketuk untuk melakukan solidaritas bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa. Dalam hal ini kami bekerjasama dan bekerja keras untuk pengumpulan dana yang akan di salurkan kepada korban gempa di lebak banten.

Acara galang dana ini sendiri adalah rangkaian acara dari kegiatan yang sudah diagendakan selama 4 hari terakhir dimulai pada hari rabu 31 januari 2018 sampai dengan hari Sabtu 03 februari 2018, oleh Persatuan Bem banten (PBB) wilayah Tangerang Raya. galang dana ini sendiri adalah acara pertama dalam kepengurusan PBB Tangerang Raya pada priode 2018. Dan alhamdulillah saat ini dana sudah terkumpul sekitar 5 jutaan. Rencananya semua dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk membantu para korban gempa Lebak kemarin. Ujar Nizamuddin selaku koordinator lapangan”

Irwansyah biasa di panggil abah. Selaku guru besar paranormal debus extrime banten mengatakan Hari ini adalah hari yang memang spesial bagi team kami. Karena bisa ikut bersinergi dengan BEM banten khususnya para mahasiswa terkait aksi galang dana untuk saudara kita di lebak. Dengan dorongan dan langhilan hati kami bergerak untuk mereka. Selain itu kami mensyiarkan bahwa budaya debus adalah budaya yang memang banten miliki. Oleh karna itu orang banten harus tahu bahwa debus hari ini masih ada dalam genggaman di generasi millenial. Semoga ini adalah langkah awal untuk kedepan.

Bicara soal kemanusiaan tentu dalam hal ini kami mahasiswa sebagai garda terdepan untuk bergerak dalam sosial kemanusiaan. Karena tugas manusia hakikatnya adalah saling perduli dan saling membantu sesama. Sehingga jelas peran dan fungsi mahasiswa saat ini untuk lebih mengedepankan kemaslahatan bukan kepentingan induvidualis maupun pundi-pundi kekayaan sendiri yang acuh akan sekitar. Terjadinya bencana alam ini kita sadar untuk memberikan kontribusi demi mengetuk hati orang untuk peduli akan sesamanya. Karna bicara kepeduliaan adalah bicara kehidupan dan prikemanusiaan sesuai yang di tanamkan idiologi bangsa kita yaitu pancasila. Karena dalam hal ini adalah tugas kita bersama. Ujar ade putra ketua BEM ISLAMIC VILLAGE. (Mb/Hd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*