Aksi Koalisi Aktivis Perempuan Untirta di Momen International Women’s day

ACCnews, Jakarta- Hai perempuan-perempuan hebat di seluruh negeri. Tahukah anda pada tanggal 8 maret nanti akan di peringati Internasional Woman Day? Apa sih hari wanita internasional itu? Kenapa hari internasional bisa diperingati setiap tahunnya? Apa yang melatar belakangi hal itu? Hari perempuan internasional dilatar belakangi oleh diskriminasi dan ketimpangan hak dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan yang membuat perempuan internasional bergerak untuk memberikan penyadaran terhadap masyarakat perihal kondisi yang terjadi saat itu, agar semua perempuan internasional dihargai dan mendapat kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Di amerika, para pejuang perempuan telah bergerak melawan diskriminasi dan ketimpangan hak dengan membuat “the declaration of sentiment” pada tahun 1848. Deklarasi itu ialah tonggak awal perjuangan perempuan internasional untuk meraih haknya.

Dari kesadaraan akan kesetaraan tersebut mulai bergabunglah perempuan-perempuan diseluruh penjuru amerika untuk memperjuangkan haknya dengan membentuk organisasi perjuangan perempuan. Dari organisasi perjuangan perempuan tersebut mulailah terbentuk forum perjuangan wanita internasional pada tahun 1911 yang melahirkan kesadaraan perempuan intenasional untuk memperjuangkan haknya di tiap negara. 2 tahun kemudian (1913) forum wanita internasional tersebut menyepakati tanggal 8 maret sebagai hari perempuan internasional agar keresahan perempuan di seluruh negara dapat teratasi.

Dewasa ini dengan masuknya era globalisasi dan modernisasi ternyata masih banyak tindakan diskriminasi, pelecehan dan ketimpangan hak yang dialami perempuan diindonesia. Seperti di rancangnya kuhp yang di dalamnya terdapat pasal yang akan di jadikan alat untuk mengkriminalisasikan perempuan, yang memang pada hari ini meresahkan bahkan cenderung merugikan. Selanjutnya, keadaan di banten yang dimana angka kekerasan terhadap perempuan masih sangat tinggi, pada hari Banten menjadi urutan ke 13 di indonesia, belum lagi catcalling juga sex harrasment yang dijadikan hal yang sangat wajar untuk tetap menjadi sebuah kebudayaan. hal itu menjadi hal yang sangat perlu sama-sama kita soroti mengingat banten dikenal sebagai provinsi yang sangat religius, dan berbagai persoalan lainnya.

Maka dari itu Forum Perempuan UNTIRTA Bersatu mengajak seluruh perempuan di UNTIRTA untuk sama-sama menyuarakan keresahannya tentang apa-apa yang terjadi dewasa ini dan menyuarakan solidaritas terhadap kaum perempuan yang menjadi korban diskriminasi dan pelecehan seksual.(Hm/Bk)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*