PELANGI PALSU

Rintik menggema di langit bumi ibu pertiwi
bersama lalulalang tanpa jeda. 
Desiran air makin mendera di deburan aspal. 
Membawa genangan, bersama janji yang tinggal kenangan. 
Bernostalgia dengan tiupan angin,
Bersandiwara akan ekspresi Cinta. 
Membawa rindu yang mengelabui. 
Menutupi cahaya sang Surya. 
Awan hitam menjadi coraknya, 
Basah pun membasahi. 
Banjir membanjiri. 
Suara tanpa henti dan berulang ulang. 
Namun tak mampu mengikis, kejanggalan diakal. 
Hanya mampu memberi inspirasi. 
Yang hanya tinggal dalam memori. 
Menjadi lautan kenangan masa lampau. . 
 oh dimana?? 
 Senja terus menapak,
awan pun bergerak beriringan. 
kapankah pelangi itu datang? 
Apakah hanya ilusiii?.

@fahuwakhaer

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*