Tolak Kampanye di Rumah Ibadah

ACCnews, Makassar, Tolak Kampanye di Rumah Ibadah
Akademisi Institut Parahima Indonesia Memimpin Rapat Koordinasi Pengawasan Partisipatif dan Deklarasi Bersama Tolak Kampanye di Rumah Ibadah Panwaslu Kabupaten Gowa, bersama Rakyat Awasi Pemilu.

Berlangsung di Aero Hotel Makassar, tanggal 26-27 April 2018, peserta terdiri dari LO Paslon, Organisasi Pemuda, Semua Imam Masjid se Kab, Gowa, perwakilan setiap kecamatan, Da’i, LSM, Ormas Islam dan Non Islam.

Kegiatan tersebut merupakan kali ke 2 semasa periode bapak Suharly, Lc., MA (ketua Panwaslu Kabupaten Gowa), bertujuan untuk pendidikan politik disetiap lapisan masyarakat, jika tokoh agama berperan dalam memberikan informasi positif terhadap pemilu maka keamanan, ketentraman dan pemahaman politik akan tersebar secara menyeluruh, dan masyarakat akan cerdas memilih pemimpinnya.

Tahun 2018 Sulawesi Selatan merupakan tahun Politik, sehingga masyarakat harus cerdas berpolitik, tidak merasa risih dengan politik, dan terlibat langsung memilih pemimpin tanpa paksaan, money politik dan golput.

Pemilih dan yang dipilih diatur oleh undang-undang, sehingga semua lapisan masyarakat perlu untuk mendapatkan sosialisasi pendidikan politik yang menyeluruh. Mendekati bulan ssuci ramadhan dan mendekati pemilu tentunya menjadi momentuk kampanye di mana-mana, apalagi di Sulawesi Selatan mayoritas Muslim.

Di bulan ramadhan, banyak orang yang tidak pernah berjamaah tiba-tiba rajin berjamaah, jarang tampil di mimbar masjid, tiba-tiba aktif sebagai penceramah safari ramadhan, semoga hal itu didasari niat penghambaan kepada tuhan, tidak memanfaatkan ramadhan sebagai ajang potisasi agama.
Panwaslu kebupaten gowa mengumpulkan stakeholder masyarakat agar bersatu padu mengawasi pemilu dan berperan aktif pada pilkada dengan tagline: Tolak Politik Uangm Tolak Politisasi Sara, dan tolak Intimidasi.
Kekuasaan dan Agama merupakan hal yang tidak bisa terpisahkan, sebagai warga Negara Indonesia yang berdaulat, harus memahami agama dengan baik, terlibat untuk menegakkan keadilan dan kesejahtraan sosial masyarakat. “Muhammad Asriady, delegasi Ikatan Da’i Muda Indonesia”. (mb/hb)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*