INSPIRASI! Hairuddin Sebelum Nyaleg, Ternyata Pernah Menjual Air Galong

ACCNews, Jakarta-Sebagaimana ungkapan “usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil” memang benar adanya. Ketekunan dan kerja keras yang dilakukan oleh Hairuddin untuk meraih impiannya mempunyai vendor kaus demi hidup yang lebih baik kini berada dipucuk mata.

Namun demikian, apa yang di Cita-citakan Hairuddin saat ini tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Perjuangan dan Doa orang Tua adalah hal yang paling berpengaruh. Cita citanya mewakili Rakyat menyampaikan aspirasi yang selama ini hanya berdengung ditelinga para penjanji. Dengan Umur yang cukup Muda Hairuddin dengan niat tulus ikhlas ingin membangun Daerahnya.

Ungkapnya “Saya Cukup Tau bagaimana berjuang, dan bukti perjuanganku adalah menjadikan daerahku jauh lebih maju”

Heru panggilan Hairuddin, anak ke dua Ambo Rauf lahir di Lalliseng , pernah hidup di jalanan dari tahun 2010 hingga selesai . Untuk menyambung hidup diperkotaan dan membiayai kuliahnya sendiri, Heru harus bekerja keras siang malam. Siangnya Heru harus mengantar Pesanan Air Galong disetiap Lorong Perumahan, dan Malamnya Ia menjadi juru Parkir disalah satu Rumah Sakit swasta yang ada dimakassar.

“Waktu kelas 3 SMK tahun 2007, saya di didik oleh Bapak untuk belajar bertahan hidup diperantauan. Bahkan ketegasan Bapak saya mengajarkan untuk menjadi Aktifis Kampus dan jalanan, meneriakkan aspirasi orang orang tertindas”

Selama Kuliah, saya banyak bergaul dengan adik adik mahasiswa dan aktif mendampingi lembaga lembaga Kemahasiswaan baik intra maupun Ekstra.

Heru senang membantu, meskipun dengan Hasil menjual air Galon ia tetap konsisten membantu mahasiswa yang kurang mampu diperantauan. “Boleh saya menderita tapi saya tidak mau teman seperjuanganku merasakan yang kurasakan”. Kisahnya.

Heru sangat gemar berolahraga, ia pernah mewakili daerahnya dalam ajang kejuaraan Daerah bahkan sempat ikut seleksi Praporda di Pangkep. Namun, Pada akhir tahun 2009, Aktif dikegiatan kemahasiswaan. Dia tercatat sebagai Mahasiswa Ilmu Sosial dan Politik di Universitas 45 Makassar, dan tercatat sebagai Alumni terbaik dan Pascasarjana dengan Jurusan Ilmu Sosial Politik. Makanya tak salah jika Heru memutuskan untuk terjung kedunia Politik, karena Bidang dan keahliannya.

“Gelar M. Si bukanlah gelar yang kuharapkan tapi saya menyelesaikan S2 ku karena Nyali dan Tekat. Orang Tua saya pernah berpesan “Mate Watang Mate ale temmate Rampe-Rampe” Gelar boleh banyak tapi yang paling penting bagaimana Gelar itu bisa bermanfaat, Ucap Heru.

“Saya memutuskan maju menjadi calon Anggota Dewan karena Nyali dan keinginan yang besar membangun Daerahku, saya sadar dengan kemampuan materi saya yang sangat pas pasan namun besar keinginanku untuk membuktikan diri bukan hanya uang kalau ingin membawa perubahan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*